[:id]6 Destinasi Menyenangkan untuk “Terapi Seni” di Jakarta[:]

Feeling artsy? Jakarta adalah tempat berkumpulnya banyak komunitas kreatif yang sangat menghargai craftmanship. Ada banyak tempat di kota ini di mana kamu bisa mengasah kemampuan kreatif dengan membuat seni kerajinan tangan. Tempat-tempat tersebut menawarkan kursus kilat, dan sepulangnya kamu bisa membuat sendiri karya seni kreatifmu. Jangan khawatir soal skill, nikmati saja efek terapi dari aktivitas kreatif ini!

1. Belajar Membatik di Museum Tekstil Tanah Abang

Batik merupakan salah satu kain tradisional yang indah dan terkenal hingga mancanegara. Jika kamu tertarik ingin belajar membuat kain-kain cantik ini, datang saja ke Museum Tekstil di bilangan Tanah Abang, Jakarta Barat. Museum ini menyelenggarakan workshop membuat batik untuk umum, setiap Selasa hingga Minggu, pukul 9 pagi hingga 3 sore.

Ketika mengikuti kelas ini, para instruktur yang berpengalaman akan membimbing kamu membuat gambar di atas kain, mengaplikasikan lilin panas (proses ini disebut mbathik) menggunakan canting, yaitu alat tradisional yang berfungsi sebagai “pena” gambar. Setelah proses aplikasi lilin atau wax rampung, kamu akan diajarkan untuk mencelup kain tadi dengan pewarna alam.

Membuat batik di Museum Tekstil
Membuat batik di Museum Tekstil
Membatik
Membatik

Jika kamu masih level pemula, keseluruhan proses akan selesai dalam satu kali workshop. Sudah masuk tahap mahir? Jangan khawatir, masih ada tiga workshop lagi yang harus diikuti sebelum menyelesaikan karya batik kamu.

Museum Tekstil mematok harga 40.000 rupiah untuk kursus batik pemula, dan 200.000 rupiah untuk kursus level mahir. Biaya tersebut sudah termasuk semua alat dan material yang digunakan, seperti canting, kompor mini, wajan mini, kain, bahan pewarna alam, dan lilin. Pada tahap pemula, kamu akan diberikan kain berukuran 30 x 30 cm dan satu macam pewarna alam. Pada tahap mahir, kain yang harus dikerjakan berukuran 100 x 50 cm, dengan tiga macam pewarna alam. Semua hasil karyamu boleh dibawa pulang untuk dipajang di rumah. Serunya lagi, museum ini juga menjual lilin, canting dan pewarna untuk kamu yang ingin berlatih di rumah.

2. Berkreasi dengan Karya Kriya di Kittykitz Workshop

Penasaran ingin mengambil kursus kriya? Datang saja ke Kittykitz Workshop, sebuah gerai kriya yang didirikan pada tahun 2014 lalu oleh Kitty Manu. Berbagai workshop yang ada disini menawarkan banyak kelas keterampilan, mulai dari workshop dekorasi pesta, workshop pembuatan tote bag yang dilukis tangan, workshop membungkus dan menghias kado, hingga DIY (do-it-yourself) workshop untuk membuat bridal shower sendiri. Karya kriya di sini umumnya dibuat menggunakan kertas daur ulang, kain dan bordiran.

Menariknya, tempat penyelenggaraan workshop bervariasi, seperti di kafe misalnya, tergantung kepada jumlah peserta dan tipe kelas yang diselenggarakan. Peserta diwajibkan membayar biaya registrasi yang termasuk biaya workshop dan starter kit. Untuk DIY Bridal Shower misalnya, peserta membuat rangkaian bunga, pita kertas raksasa dan bunga kertas, dan semua bahannya sudah disediakan.

Melatih keterampilan tangan dan kreativitas
Melatih keterampilan tangan dan kreativitas
Peralatan disediakan
Peralatan disediakan

Asyiknya lagi, selain menyelenggarakan kursus rutin tiap bulan, Kittykitz juga mengadakan kelas-kelas lain yang diusulkan oleh calon peserta melalui website mereka. Kamu bisa mengusulkan ide kelas melalui website, dan ketika kuota sudah mencukupi, Kittykitz akan menawarkan kelas tersebut sesuai ide kamu. Keren kan?

Saat ini mereka tidak hanya mengadakan kelas-kelas kriya, tapi juga kaligrafi, fotografi, seni menjilid buku, menggambar dan kelas make-up.

3. Eksplorasi Kreatif di Rumah Keramik

Tanah liat merupakan media seni yang dapat dieksplorasi dan menghasilkan masterpiece. Salah satu hasilnya adalah keramik dengan berbagai bentuk dan warna yang begitu indah. Rumah Keramik F. Widayanto adalah tempat mengasyikkan untuk kamu yang penasaran dengan karya seni yang satu ini. Tempat ini tidak hanya menawarkan workshop membuat keramik, tapi juga relaksasi yang menyenangkan di tengah indahnya alam. Seniman keramik F. Widayanto memiliki bengkel kerja Tapos di Sukabumi, Tanah Baru di Ciganjur dan showroom di Setiabudi.

Rumah Tanah baru yang berada di Ciganjur, Depok, juga menjadi rumah tinggal sang seniman. Berbagai karya keramik yang unik dan cantik, dengan warna-warna yang menyatu dengan alam, menjadi aksen di sudut-sudut rumah yang asri ini. Apa lagi yang lebih nikmat selain menikmati art therapy dikelilingi alam indah dan kicauan burung?

Aplikasi seni keramik di lantai
Aplikasi seni keramik di lantai
Seni keramik untuk aksen interior
Seni keramik untuk aksen interior
Suasana studio F. Widayanto
Suasana studio F. Widayanto

Sekali kunjungan ke Rumah Keramik dikenakan biaya 10.000 rupiah, namun jika kamu ingin belajar membuat keramik, biayanya sebesar 140.000 rupiah termasuk tanah liat, cetakan, oven, minuman dan snack. Setelah membentuk tanah liat, instruktur akan membantu membakar, mewarnai dan mengglasirnya hingga menjadi produk jadi. Setelah tiga minggu (karena keramik harus melalui proses penjemuran dan pembakaran) kamu bisa mengambil karyamu di galeri Setiabudi atau memintanya dikirim ke alamatmu.

Serunya lagi, tempat ini juga memiliki restoran yang menawarkan makanan Indonesia dimana Widayanto memajang hasil karyanya.

4. Berkreasi dengan Kain dan Benang di Jakarta

Apa lagi yang lebih menyenangkan selain berkreasi dengan benang? Pintal, ikat, warna dan tenun, kamu akan mengeksplorasi berbagai media kain untuk membuat karya kriya seni! Pada workshop yang diadakan oleh Noesa di Museum Tekstil ini, kamu akan belajar menenun, membuat cordrage, memintal, membuat kain ikat atau mewarnai kain.

Ada lima jenis workshop yang ditawarkan, yaitu Pintal, Ikat, Warna dan Tenun. Setiap workshop berdurasi lima jam, dan dengan membayar 950.000 rupiah kamu akan mendapatkan semua bahan dan dipinjamkan semua alat yang dibutuhkan. Seru ‘kan?

Kursus mengkreasi benang dan serat
Kursus mengkreasi benang dan serat
Belajar tenun
Belajar tenun

Bagaimana, siap mengasah kemampuan kreatif sekaligus memperoleh pengalaman unik? Jakarta memiliki semuanya.

5. Berkreasi dengan Layangan di Museum Layang Layang

Jika kamu pernah menyaksikan Bali Kite Festival yang diselenggarakan setiap tahun, tentu famliar dengan layang-layang cantik yang mengudara berlatar birunya langit. Permainan masa kecil yang kaya unsur seni ini memang sangat menarik untuk diekslporasi. Museum Layang Layang di Pondok Labu merupakan tempat yang tepat untuk menyalurkan rasa penasaranmu.

Berbagai layangan unik
Berbagai layangan unik

Museum ini menawarkan berbagai aktivitas, khususnya untuk anak-anak. Berbagai workshop kreatif bisa ditemukan disini; membuat layang-layang, keramik, melukis payung dan kaus. Hanya dengan membayar 10.000 rupiah, kamu bisa menikmati tur berkeliling museum dan membuat layang-layang. Semua kreasi yang kamu buat boleh dibawa pulang. Layang-layang yang dibuat disini boleh diterbangkan di lapangan museum.***

 

 

 

Gambar: fwidayanto.com, grahawisatajakarta.com, batikwisdom.com, www.kittymanu.com, www.bobobobo.com,www.liburananak.com

Sumber: Jakarta Post Travel, Bobobobo[:en]
[:ja]undefinedundefined
[:]

2 thoughts on “[:id]6 Destinasi Menyenangkan untuk “Terapi Seni” di Jakarta[:]

  1. APAKAH SETIAP SAAT BUKANYA UK BELAJAR SENI KERAMIK, AKU TERTARIK BANGET……..,BOLEH PERORANGAN YA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *