[:id]9 Akomodasi Eco-Friendly Pilihan di Indonesia[:]

Kepeduluan terhadap lingkungan mulai berkembang di industri pariwisata Indonesia. Bukan hanya kalangan wisatawan, kini para pelaku industri pariwisata-pun mulai sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan demi kelangsungan industri itu sendiri. Penginapan berlabel eco-friendly-pun makin banyak bermunculan di berbagai tempat di Tanah Air. Lalu apa sih sebetulnya yang dimaksud akomodasi eco-friendly ini?

Akomodasi eco-friendly atau kerap disebut eco-hotel ini adalah hotel atau akomodasi yang dibangun dengan mempertimbangkan dampak lingkungan, dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi lingkungan melalui desain dan penggunaan material bangunan, serta operasional sehari-harinya. Biasanya, penginapan seperti ini rancang bangunnya terinspirasi dari metode-metode pembangunan tradisional yang dipraktekkan oleh para pengrajin lokal. Selain itu, operasi sehari-harinya juga memperhatikan kelangsungan lingkungan, seperti penggunaan bahan pembersih ramah lingkungan, penghematan energi dan air, dan sistem pengolahan limbah.

Memang tepat jika kita mulai memikirkan kelangsungan lingkungan, agar keindahan alam Indonesia bisa tetap terjaga. Nah, jika kamu termasuk seorang traveler yang peduli kelangsungan lingkungan, berikut ini beberapa penginapan eco-friendly yang bisa jadi pilihan:

1) Rumah Turi Boutique Resort, Solo

Rumah Turi adalah sebuah eco-boutique resort yang terletak di kawasan Turisari, Solo. Hotel ini menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dan tenang. Desain bangunannya terinspirasi dari haya bangunan di pedesaan Jepang, dan dibuat dengan tujuan menciptakan desain yang efisien dan ramah lingkungan. Melalui berbagai eksperimen dengan material bangunan dan teknik-teknik penghematan energi, seperti penanganan limbah dan penggunaan lampu hemat energi, Rumah Turi segera dikenal sebagai sebuah entitas yang ramah lingkungan.

rumah turi solo x

Bagaimana dengan tampilan hotelnya sendiri? Rumah Turi dikenal sebagai akomodasi yang menawarkan kenyamanan dan ketenangan, dengan banyaknya penggunaan elemen kayu dan elemen alam seperti pohon dan tanaman hias. Suasananya yang tenang akan membuat kamu merasa betah seperti berada di rumah sendiri.

2) Misool Eco Resort, Raja Ampat

Berlokasi di lokasi paling terpencil di Raja Ampat, yakni Pulau Batbitim, Misool Eco Resort merupakan akomodasi yang terdiri dari 12 cottage mewah yang memiliki pemandangan langsung menghadap laguna. Dari kamar, kamu akan dimanjakan oleh pemandangan air biru kehijauan yang jernih, dan pasir putih halus sebagai tempat berpijaknya. Lebih hebatnya lagi, Misool dibangun atas konsep eco-friendly dan mendukung berbagai inisiatif konservasi. Selain itu, pengelola Misool berkomitmen untuk selalu memberikan kesempatan kerja yang besar kepada warga lokal Papua.

Misool Eco Resort x

Laut dan alam di sekitar Pulau Batbitim yang memiliki taman laut menakjubkan khas Raja Ampat menambah daya tarik Misool Eco Resort di mata wisatawan dalam dan luar negeri. Pantai dengan susunan bebatuan yang eksotis, perairan jernih dan hutan hijau yang cantik dapat kamu nikmati.

Misool memiliki sebuah pusat konservasi dan material yang dipakai untuk bangunan resort hampir seluruhnya menggunakan material lokal. Sebagian besar material adalah material daur ulang, dan taman-tamannya dipelihara menggunakan air dari sistem waste water. Manajemen resort ini terus berusaha untuk menerapkan metode-metode baru dan memastikan operasional hotel tetap ramah lingkungan. Jadi, jika kamu berencana untuk menyelam di surga Raja Ampat dan menginap di tempat yang eksklusif dan nyaman, Misool Eco Resort bisa jadi pilihan.

3) The Lovina Eco Lodge, Bali

Penginapan eco-friendly ini beroperasi dengan memperhatikan standar-standar lingkungan yang tinggi, dan telah menerima sertifikasi Green Globe. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa operasional dan karakteristik bangunan dari The Lovina Eco Lodge tidak menimbulkan dampak merusak terhadap lingkungan. Beberapa alasan yang mengukuhkan status resort ini sebagai akomodasi ramah lingkungan adalah penggunaan material bangunan lokal, seperti bambu, kayu, dan batu bata yang diproduksi secara lokal. Selain itu, mereka juga meminimalisir penggunaan energi, menggunakan sesedikit mungkin bahan kimia dalam operasi sehari-harinya, mengelola limbah dan sampah, mempekerjakan karyawan lokal, mendukung konservasi alam, dan bekerjasama dengan desa-desa setempat untuk meminimalisir dampak negatif lingkungan yang diakibatkan oleh arus pariwisata.

The Lovina Eco Lodge x

Selain merupakan akomodasi ramah lingkungan, Lovina Eco Lodge juga menjadi tempat menginap yang sempurna bagi kamu yang ingin melihat langsung habitat lumba-lumba di pantai utara Bali. Penginapan yang tenang dan asri ini terletak di lembah dan memiliki pemandangan pepohonan dengan lautan biru yang menghiasi latar belakangnya. Hanya dalam beberapa menit perjalanan, kamu bisa pergi ke pantai untuk mengunjungi kawanan lumba-lumba yang berenang dengan riangnya di lepas pantai Lovina.

4) Papua Paradise Eco Resort, Raja Ampat

Papua Paradise Eco Resort terdapat di Pulau Birie, Raja Ampat. Pulau yang tak berpenghuni ini dikenal karena eksotisme habitat burungnya, hutan tropis, fauna, dan terumbu karang di perairannya yang menawarkan pengalaman menyelam kelas dunia.

Papua Paradise Eco Resort x

Arsitektur resort bergaya tradisional ini terinspirasi oleh bungalow yang dibangun di atas air, menggunakan material asli Raja Ampat. Setiap bungalow memiliki beranda kayu, sehingga kamu bisa langsung menikmati pemandangan terumbu karang cantik dibawah jernihnya air. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan pemandangan Laut Pasifik di kejauhan.

Desain dan struktur bangunan tradisional memastikan keramahan Papua Paradise terhadap lingkungan; operasionalnya-pun diperhatikan sedemikian rupa sehingga ramah lingkungan. Semua bungalow dilengkapi dengan minibar, deposit box, kelambu dan meja yang menghadap ke lautan. Para staf yang bekerja disini juga mengambil dari masyarakat lokal.

5) Rimba Orangutan Ecolodge, Kalimantan

Penginapan eco-friendly yang satu ini terletak di pusat konservasi Orangutan, dimana kamu bisa menyaksikan kehidupan primata tersebut di alam liar. Terletak di atas Sungai Sekonyer, di salah satu sudut Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan, Rimba Orangutan Ecolodge menjadi tempat yang tepat untuk menikmati suasana hutan hujan yang eksotis, dengan habitat primata dan burung yang beraneka ragam. Atraksi utamanya adalah pengalaman mengamati kehidupan orangutan langsung di habitatnya.

Rimba Orangutan Ecolodge x

Dari penginapan, kamu bisa menjelajahi sungai menggunakan perahu kayu bernama klotok, menuju tempat-tempat pemberian makan, untuk memberi makan satwa liar. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menikmati night safari untuk mengamati kehidupan tarsier, jamur yang bersinar, kunang-kunang, bahkan burung hantu. Penginapan ini juga telah mengantongi sertifikat Green Globe.

Rimba Orangutan Ecolodge juga memiliki cara yang bagus untuk memelihara lingkungan. Misalnya, mereka menampung air hujan untuk dimanfaatkan jika memungkinkan, untuk menghemat air. Air yang digunakan juga didaur ulang dengan sistem daur ulang biologis, dan mereka juga berusaha sesedikit mungkin menggunakan pembersih kimia. Sebagai pengganti mereka menggunakan cuka. Menarik ya? Selain itu, pada 2015 ini, Rimba akan menggunakan sumber energi tenaga matahari untuk menghemat energi.

6) Sarinbuana Eco Lodge, Bali

Penginapan eco-friendly ini bisa menjadi tempat yang tepat untuk kamu yang ingin bersantai dan menghilangkan penat akibat kesibukan sehari-hari. Penginapan ini sendiri terletak di ketinggian 700 meter di lembah Gunung Batukaru; sebuah tempat yang tepat untuk kamu yang mencintai alam. Di sekitarnya, terlihat pepohonan dan taman yang dihiasi bunga, yang bisa kamu nikmati dari balkon kamarmu. Di tempat yang tenang dan nyaman ini, pengunjung bisa melakukan yoga atau sekedar bersantai di bale bambu yang disediakan. Ada juga kursus tari bali yang diadakan setiap hari Minggu.

sarinbuana eco lodge x

Terletak di tengah alam nan-asri, Saribuana Eco Lodge dibangun dengan menggunakan material bangunan yang ramah lingkungan. Kepedulian Saribuana terhadap lingkungan bisa dilihat dari pemilihan peralatan dan bahan-bahan yang digunakan untuk memfasilitasi pengunjung, seperti perawatan spa, seprai, bantal, dan sebagainya menggunakan bahan yang natural dan organik, seperti serat bambu dan microfiber.

7) Bajo Komodo Ecolodge, Flores

Penginapan ini terletak di pantai dekat Labuan Bajo, di Kepulauan Flores. Pemandangan Pulau Komodo dari lantai atas restoran di Bajo Komodo Ecolodge begitu mengagumkan, apalagi pada saat matahari terbenam. Dari penginapan ini, kamu bisa memulai perjalanan menjelajahi titik-titik snorkeling dan diving terbaik di dunia.

Bajo-Komodo-Eco-Lodge x

Penginapan ini juga sudah memiliki sertifikat Green Globe lho. Tidak heran, karena mereka sangat memperhatikan dampak operasional hotel terhadap  lingkungan. Air hujan ditampung untuk digunakan, semua sampah didaur ulang, pemanas dan lampu menggunakan tenaga matahari, air bekas pakai didaur ulang, penggunaan bahan kimia diminimalisir, dan 100% stafnya merupakan orang lokal. Hebat ya!

8) Udayana Kingfisher Ecolodge, Bali

Terletak di tengah konservasi burung dan kupu-kupu di bukit Jimbaran, Udayana Kingfisher Ecolodge menawarkan pemandangan indah Pulau Bali dari tempat tinggi. Panorama Gunung Agung dari kejauhan, teluk Jimbaran, dan pantai-pantai Benoa bisa kamu nikmati dari cottage yang nyaman dan homey ini. Letaknya sangat strategis, tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai, Pantai Kuta, Nusa Dua, dan Uluwatu. Yang unik dari penginapan ini adalah kolam renangnya yang terletak di tengah taman bunga yang rindang dan cantik.

Udayana Kingfisher Ecolodge x

Hebatnya, Udayana Ecolodge menjadi hotel kecil yang pertama menerima sertifikat Green Globe di tahun 2006. Pengelolanya memang sangat memperhatikan kelestarian lingkungan. Operasional sehari-harinya juga dijalankan dengan usaha pelestarian lingkungan, seperti mendaur ulang air, menampung air hujan, meminimalisir penggunaan bahan kimia, menggunakan sistem penghangat air tenaga surya, mendaur ulang sampah, menanam sayuran organik, dan bahkan mereka memiliki peternakan cacing untuk mendaur ulang sampah dapur.

9) Satwa Elephant Ecolodge, Lampung

Jika kamu ingin berwisata ke Way Kambas, ada satu penginapan eco-friendly yang direkomendasikan disana. Satwa Elephant Ecolodge hanya berjarak 500 meter dari Taman Nasional Way Kambas, dan terletak di desa khas Sumatera yang asri. Penginapan ini dikelilingi oleh taman dengan banyak pohon buah. Terdapat empat cottage dengan kamar yang luas, dilengkapi spring bed, kipas angin, kamar mandi dengan air panas, dan toilet ala barat. Hebatnya, seluruh listrik di penginapan ini dihasilkan dengan tenaga matahari.

Satwa Elephant Ecolodge x

Satwa Elephant Ecolodge juga punya misi membantu Way Kambas dalam melindungi spesies gajah Sumatera yang terancam punah, juga Badak dan Harimau Sumatera yang langka. Proyek konservasi yang dijalankan eco-lodge ini memberikan kontribusi rutin dalam pelestarian alam yang menjadi habitat satwa-satwa tersebut.

Nah, itulah beberapa penginapan ramah lingkungan yang bisa jadi pilihan kamu, traveler yang selalu menjaga keindahan dan kelestarian alam Indonesia. Sebagai penikmat alam, sebaiknya kita memang ikut menjaga kelangsungannya, dengan sebisa mungkin memilih penginapan eco-friendly seperti yang telah disebutkan diatas. Bagaimana, siap menjadi traveler sekaligus aktivis lingkungan?***

Gambar: rumahturi.com, misoolecoresort.com, lovinalodge.com, dive-and-dream.de, inbali.org, destinasian.co.id, travelpod.com[:]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *