[:id]Nenek Moyangku Seorang Pelaut! Petualangan di Komodo dengan Phinisi[:]

Orang bilang, cinta Indonesia berarti tetap bersedia dan bersemangat menjelajahi penjuru nusantara, betapapun sulitnya. Mungkin inilah prinsip yang selalu dipegang oleh para penjelajah sejak zaman dahulu, sehingga mereka mampu membuka jalan mengarungi pelosok nusantara, menguak rahasia kekayaan baru di Tanah Air tercinta.

phinisi komodo arenui x

Tidak diragukan lagi, Kepulauan Komodo adalah salah satu dari kekayaan tersebut. Seperti layaknya nenek moyang kita pada zaman dahulu, kita-pun bisa mengarungi keindahannya dari atas kapal, layaknya pelaut!

Berlayar ala Gwyneth Paltrow di Pulau Komodo pastinya menjadi pengalaman tak terlupakan bagi kamu dan keluarga. Tidak hanya melihat kadal raksasa komodo dari langsung di habitatnya, kalian juga bisa melihat menikmati kecantikan Pink Beach dan mencoba snorkeling di beberapa pulaunya. Sangat pas untuk melepas penat dari pekerjaan!

Mengarungi Perairan Pulau Komodo dan Lombok

Untuk berlayar mengarungi perairan Pulau Komodo, perjalanan dimulai di Labuan Bajo dengan kapal. Salah satu cara unik untuk berlayar mengarungi perairan Komodo adalah dengan kapal Phinisi. Kapal yang dibuat menyerupai kapal tradisional Bugis dengan dua tiang ini dimanfaatkan sebagai akomodasi di atas air yang disebut liveaboard.

kapal silolona 2x

kapal silolona 1x

Kapal-kapal Phinisi tersebut terbuat dari kayu, dengan kamar-kamar menyerupai kabin pelaut dengan dinding-dinding kayu, menawarkan sensasi menginap yang berbeda. Fasilitas yang ada-pun lengkap, layaknya hotel bintang lima. Salah satu daya tariknya adalah open-air restaurant yang ada di dek-nya. Sambil makan, kamu bisa melihat pemandangan laut yang indah.

Selain Phinisi, ada opsi yang lebih budget friendly, yaitu kapal sederhana yang diperuntukkan untuk para backpacker yang haus petualangan.

Setelah kapal mengangkat sauh, spot pertama yang akan kamu singgahi adalah Gili Bola. Disini kamu bisa snorkeling dan menikmati pemandangan bawah laut yang cantik. Menjelang sunset, kapal akan singgah di Gili Kramat untuk bersandar, sementara penumpangnya tidur. Menurut cerita setempat, Gili Kramat hanya dihuni oleh seorang nenek dan kucingnya. Traveler yang datang kesini mengaku pernah melihat si kucing, walaupun tidak bertemu dengan nenek tersebut. Di Gili Kramat inilah kamu akan menikmati indahnya matahari terbenam di ufuk barat.

flores komodo 1x

Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Moyo, dengan perairan biru jernih, pasir putih dan tentu saja, air terjun cermin yang cantik! Air terjun ini berada di tengah hutan, dan kamu serta keluarga atau pasangan bisa memanfaatkannya untuk mandi air tawar yang sangat menyegarkan. Di Pulau Moyo ini juga ada aktifitas snorkeling, sementara kamu menikmati keindahan alam Indonesia Timur yang kaya.

Dari Pulau Moyo, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Satonda. Di Pulau Satonda ini ada sebuah danau unik, yaitu danau air asin yang terbentuk karena letusan Gunung Tambora. Konon di sini ada sebuah pohon bernama kalibuda yang apabila menggantungkan keinginan kita dengan batu atau karang, maka keinginan kita akan terkabul. Dari Pulau Satonda ini perjalanan akan dilanjutkan ke Gili Laba.

flores komodo 2x

Di Gili Laba, kamu bisa melakukan short trekking menuju puncak bukit, dimana keindahan Pulau Komodo dan sekitarnya bisa terlihat jelas. Namun puncaknya perjalanan baru akan kamu alami ketika melanjutkan perjalanan ke Pink Beach, pantai berpasir pink. Di Pink Beach inilah spot snorkeling terbaik bisa kamu nikmati. Spot yang berada tidak jauh dari bibir pantai akan memanjakan mata kamu dengan warna-warni keragaman biota laut yang tidak akan ditemukan dimanapun. Perjalanan melihat komodo di alam bebas dilakukan setelahnya, sebelum kapal membawa kamu ke Labuan Bajo untuk pulang ke kota asal.

Sebetulnya, rute-rute yang dilalui kapal bisa bervariasi, tergantung paket yang kamu pilih. Ada yang mampir di Gili Lawa, Batu Bolong, Tatawa dan Pante Makassar. Di spot-spot ini kamu akan melakukan banyak diving untuk menikmati keindahan bawah laut yang luar biasa dan bertemu manta raksasa.

Tips Menyewa Kapal

kapal silolona x

Salah satu hal yang harus dipikirkan saat hendak berkunjung ke Pulau Komodo adalah soal penyewaan kapal atau perahu untuk berlayar. Berikut beberapa tips tentang penyewaan kapal dan perahu di Labuan Bajo:

  • Kapal atau perahu dapat dipesan jauh-jauh hari sebelum berangkat, atau bisa juga go show atau memesan langsung pada hari-H. Tapi jika kamu memesan go show, ada risiko kamu tidak kebagian kapal karena ramainya pengunjung. Tentunya sangat sayang sudah jauh-jauh ke Flores tapi batal berkunjung ke Pulau Komodo atau Pulau Rinca karena tidak kebagian kapal atau perahu.
  • Jika kamu memesan kapal atau perahu jauh-jauh hari, maka carilah sebanyak mungkin daftar kontak penyewaan kapal atau perahu. Dengan demikian, kamu akan memiliki berbagai macam pilihan dan alternatif harga dan back up.
  • Jika kamu memesan kapal atau perahu secara go show, maka kapal dan perahu dapat kamu temukan di Pelabuhan Labuan Bajo. Pelabuhan Labuhan Bajo ini berjarak sekitar kurang lebih 15-20 menit dari Bkamura Komodo, Labuan Bajo dengan menggunakan mobil. Disini kamu dapat menemukan banyak kapal serta perahu berskamur. Sebagian besar memang diperuntukkan untuk sailing Pulau Komodo dan sekitarnya.
  • Ada berbagai macam model kapal dan perahu yang bisa kamu sewa, mulai dari yang berukuran besar hingga kecil, dengan harga beragam. Ada juga kapal dengan dan tanpa AC dengan berbagai model. Saat bernegosiasi pastikan kamu menanyakan tentang model dan kondisi kapal agar tidak kecewa dengan kapal yang disewa.
  • Tanyakan besarnya kapasitas kapal. Dengan mengetahui berapa kapasitas kapal atau perahu, maka kamu dapat memperkirakan berapa orang atau jumlah teman perjalanan yang bisa kamu ajak untuk ikut serta dalam pelayaran.
  • Tanyakan apakah terdapat toilet dan kamar tidur, karena berlayar di Komodo dan sekitarnya biasanya memakan waktu minimal 2 hari 1 malam. Umumnya kapal dan perahu disana memiliki fasilitas toilet dan kamar tidur, jadi meskipun tidur di atas kapal, kamu tetap bisa tidur dengan nyaman.
  • Bagaimana dengan makan dan minum? Jangan khawatir, karena tarif kapal sudah mencakup biaya makan dan minum selama di kapal.

Nah, itulah salah satu ide untuk menghabiskan liburan di Pulau Komodo dan sekitarnya. Bagaimana, sudah siap bertualang?***

 

 

 

 

Sumber gambar: www.silolona.com, www.charterworld.com, www.secret-retreats.com, www.diversiondivetravel.com.au[:]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *